Dearest Warga,
Happy World Environment Day. 🌍
Today is technically my day.
Well, not really my day.
More like the annual reminder that I exist, that I matter, and that maybe.. just maybe.. we should stop treating the planet like an unlimited free trial. But let's not get ahead of ourselves.
Kalo kita flashback ke tahun 1972, negara-negara di dunia lagi ngumpul di Stockholm buat ngobrolin satu hal yang sekarang terdengar cukup obvious:
"Guys, kayaknya bumi gabisa terus-terusan disuruh kuat ya."
Dari situ lahirlah World Environment Day yang sekarang kita rayakan setiap tanggal 5 Juni.
Cute, isn’t it?
Tapi jujur aja, kadang gue suka bingung karena tiap tahun gue dapet ucapan selamat tapi di saat yang sama orang-orang masih tetep ga peduli sama gue.
Tapi gapapa. Gue ga minta kalian langsung jadi environmental superhero kok. Kalian ga harus hidup zero waste, ga harus pindah ke hutan juga.
Gue cuma minta satu hal: care.
Peduli sedikit lebih banyak. Pikir dua kali sebelum beli sesuatu. Pakai ulang barang yang masih bisa dipakai. Tanya pertanyaan yang lebih kritis. Dan pls sadar kalo keputusan-keputusan kecil yang kita ambil setiap hari ternyata punya dampak yang sama sekali ga kecil.
Karena perubahan besar biasanya ga dimulai dari satu aksi yang spektakuler. Biasanya dimulai dari banyak orang yang memutuskan buat melakukan hal kecil secara konsisten.
So today, while everyone's busy saying "Happy World Environment Day"... I have a little wish.
Please don't just celebrate me.
Take care of me too, will ya? 🌱
With love and concern,
Bumsi 🌍
a.k.a. Bumi Seksi